Selasa, 07 September 2010
 
 
Main Menu
Halaman Utama
Profil Partai
Profil DPP
Berita Partai
Berita Nasional
Issue Politik
Kegiatan Partai
Agenda Partai
Forum Partai
Download
Pencarian
Foto Galeri
Kontak Kami
Alamat DPD / DPC
Statistik Online

Saat ini ada 6 tamu online

Layanan Online



Kirim Pesan

Pencarian Artikel


WEB LINK



KALENDER PARTAI
« < September > »
M T W T F S S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3
Pemerintahan SBY Dinilai sudah Lumpuh
Jumat, 20 November 2009
Sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang tidak kunjung memberikan ketegasan untuk menyelesaikan sengketa 'cicak dan buaya' menuai kontroversi dari berbagai pihak. 
Yudhoyono menolak mengambil risiko dalam memimpin. Tidak hanya lemah, kepemimpinan Yudhoyono sudah lumpuh. Ini disampaikan Pakar Filsafat Universitas Indonesia Rocky Gerung kepada pers di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Jumat (20/11). 

"Kepemimpinan SBY sedang diuji dengan adanya kasus ini. Sikap SBY yang tidak tegas menunjukkan dia tidak punya strong leadership. Bahkan, dia sudah lumpuh sebagai pemimpin," cetus Gerung. Kasus yang dimaksud adalah rekayasa kriminalisasi dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah. 

"Saat ini, rakyat sedang menunggu keadilan dari Presiden. Ini lebih berbahaya dari sekadar kegagalan di bidang national summit karena pondasi demokrasi dan arah politik diuji. Semuanya secara lugas dipertontonkan di depan publik," ungkap Gerung. 

Ia menyayangkan sikap Presiden yang seolah hendak melepaskan tanggung jawab kepada lembaga lain, yakni Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), untuk menjalankan reformasi hukum sebagaimana rekomendasi yang disampaikan Tim 8. "Itu artinya SBY melempar bola itu ke institusi lain. Mungkin Presiden berpikir mesti ada orang yang bisa membaca pikirannya bahwa ia tidak mau mengambil keputusan yang kontroversial. Itu yang saya sebut leadership lemah, karena risiko dalam memerintah itu tidak mau diambil," cetus Gerung. 

Ditambahkannya, ketimbang mengambil risiko, Yudhoyono lebih memilih menebar pesona kekuasaan di hadapan rakyat. "SBY malah terus-menerus mempertontonkan pesona kekuasaan. Kontradiksi itulah yang berbahaya bagi pendidikan politik bangsa," tukasnya.(Mediaindonesia.com)
 
< Sebelumnya   Berikutnya >
PEMILU 2009

PEMILU TELAH TIBA !
AYO CONTRENG
PARTAI GERINDRA
No.5
Sekilas Info
MARHABAN YA RAMADHAN

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA RAMADHAN 1431 H

INSYA ALLAH, KITA SELALU DALAM BERKAH DAN LINDUNGAN ALLAH SWT. AMIN.

 

 
Polling
Menurut anda, bagaimana kondisi perekonomian kita sekarang?
 
Berita Terkini
Berita Populer
Arsip Berita
Download
 
Top! Top!
© Copyright : Partai Gerindra 2008