| Malaysia Pemasok Utama Narkoba ke Indonesia |
| Kamis, 19 November 2009 | |
|
Malaysia menduduki peringkat pertama sebagai negara asal penyelundupan narkotika ke Indonesia. Ini berdasarkan jumlah kasus yang berhasil diungkap Kantor Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea dan Cukai.
"Banyaknya kasus itu membuat kami selalu mewaspadai penerbangan dari Malaysia," kata Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Thomas Sugijata di Jakarta, Selasa (17/11). Selama 2009, dari 74 kasus penyelundupan, sebanyak 25 kasus berasal dari Pelabuhan Laut Malaysia. "Malaysia adalah yang tertinggi dibanding negara lain pemasok narkoba di Indonesia," katanya. Negara lainnya yang juga mencatat angka kasus penyelundupan narkoba tinggi, yaitu dari Pelabuhan Doha, Qatar. Jalur penyelundupan barang haram ini paling umum melalui jalur laut atau kapal feri. Namun, bandara juga menjadi tempat yang paling sering digunakan untuk masuk ke Indonesia. Sebelumnya, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Anwar Suprijadi mengungkapkan, warga negara Indonesia (WNI) sering dijadikan kurir untuk menyelundupkan narkotika dan obat berbahaya (narkoba) dari Malaysia ke Sumatra Utara (Sumut) yang menjadi salah satu target masuk ke wilayah Indonesia. "Penyeludupan itu dilakukan dengan berbagai modus di antaranya melalui koper dengan membuat bagian yang dipalsukan seperti pada dinding, kemudian dikemas dalam makanan, melekatkan pada bagian tubuh seperti pada celana dalam dan pakaian dalam wanita," katanya.(Mediaindonesia.com) |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|









