| Gerindra Buka Program Pendidikan Gratis |
| Senin, 24 November 2008 | |
|
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi DKI Jakarta membuka program pendidikan gratis, mulai dari sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) hingga kursus komputer dan bahasa Inggris. “Langkah ini merupakan bentuk komitmen Gerindra dalam memberikan pendidikan gratis bagi masyarakat. Jadi kami tidak sekadar mengobral janji, tapi bukti,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Taufik di Jakarta. Namun, program pendidikan gratis itu untuk sementara baru dibuka di kawasan Sungai Bambu dan Kampung Pesing, Jakarta Utara. M Taufik yang juga mantan Ketua KPU Provinsi DKI Jakarta itu mengatakan, program pendidikan gratis yang dibuka oleh partainya itu sudah berjalan sejak tiga bulan yang lalu, dan mendapat sambutan yang cukup positif dari masyarakat. “Ke depan, kami memiliki rencana untuk membuka program pendidikan gratis ini di beberapa wilayah lain di Jakarta. Minimal di setiap wilayah Kotamadya ada sekolah TK gartis,” katanya. Dengan pendidikan gratis ini, kesempatan bagi orang tua yang tidak memiliki kemampuan memasukkan anaknya di sekolah tingkat TK, dapat terbuka. Begitu juga kepada para pemuda yang ingin mendapat pendidikan komputer dan bahasa Inggris gratis. “Pada intinya kami ingin masyarakat memperoleh pendidikan yang layak, agar memiliki bidang keahlian,” katanya. Target Pemilu Sementara itu, menyangkut target yang akan dicapai oleh Gerindra DKI Jakarta pada Pemilu 2009 mendatang, Taufik mengatakan, partainya akan berusaha meraih 20 dari 100 kursi di DPRD DKI Jakarta. Untuk itu, katanya, Gerindra telah melakukan beberapa langkah, di antaranya pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang pada November 2008 ditargetkan mencapai 650.000 KTA. “Ini hanya target sementara. Sedang pada hari puncaknya, kami menargetkan 10 persen dari total pemilih di DKI Jakarta,” ujarnya. Jumlah pemilih di DKI Jakarta sendiri, kata Taufik, mencapai sekitar 6,8 juta pemilih. Dengan demikian, target KTA yang akan dibuat sebanyak 680.000. “Jumlah ini tentu akan bertambah sejalan dengan peran aktif para pemegang KTA,” kata Taufik. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|









